Minggu, 19 Maret 2017

Pengalaman Kegagalan Usaha




Pengalaman Kegagalan Usaha

   Setiap orang saya yakin pernah gagal dalam membangun usahanya. Bedanya dengan yang lain cuma rasanya saat jatuhnya yaitu sakit atau sakit banget he he…. Pakar motivasi mengatakan, “Bangunlah kalian wahai orang gagal, letak fokusnya bukan pada seberapa sakit anda jatuh, tapi seberapa kuat anda berdiri kembali”. Saya setuju dengan kalimat itu, karena kegagalan adalah kamus pengalaman yang bisa digunakan sebagai “high gun” untuk peristiwa kita dimasa yang akan datang. Mungkin sakit rasanya, kecewa rasanya, dan jengkel rasanya jika mengingat kegagalan masa lalu, namun pasti ada pesan positif dari kegagalan itu. Kalimatnya biasanya “Iya ya kenapa dulu aku bodoh sekali ya, kenapa gak kepikiran…..”, atau “Yah, kenapa dulu gak memilih yang itu, kalo gak milih yang ini pasti kan gak bakalan…..”. Dari kalimat-kalimat tersebut, kita dapat mengetahui secara tersirat ada ungkapan rasa kekecewaan, penyesalan, umpatan kepada diri sendiri, dan bisa juga menyalahkan orang lain.
   Tahukah kita, ketika kita mengingat kegagalan di masa lalu dengan kacamata yang lebih jeli sedikit, sebenarnya kondisinya gak seburuk yang kita kira. Cobalah sedikit kita amati pengalaman sulit masa lalu itu dengan sedikit memakai ketenangan, maka saya yakin kita dapat melihat kekurangan kita yang bisa menjadi poin untuk perbaikan masa depan. Ternyata dulu saya kurang teliti, ternyata dulu kurang sabar, ternyata dulu saya kurang berani dan poin-poin lainnya yang sebenarnya pengalaman sulit masa lalu itu dengan tulusnya menunjukkan ” ini lho kelemahanmu yang harus kamu perbaiki..”. Lho jarang-jarang orang lain itu memberikan teguran yang akurat mengenai kelemahan dan kelebihan kita, bisa jadi isteri atau suami kita sendiri aja kadang masih salah menilai tentang kegagalan kita. Tapi yang namanya pengalaman tidak akan bohong, dia tahu kelemahan dan kelebihan kita secara akurat dan pasti. Dia terus akan mengejar kita dalam tekanan penderitaan hidup kita, sampai kita bisa memetik apa yang mau disampaikan oleh pengalaman kegagalan kita. Baru setelah itu, mungkin hidup yang kita cita-citakan pelan-pelan akan terwujud. Banyak diantara kita yang masih mengeluh “kenapa hidup saya masih begini-begini aja ya, gak maju-maju, gak kaya-kaya, kayak gak pernah ngrasain bahagia…nasib-nasib..”. Menurut saya penyebab kita masih stagnan, masih diam ditempat, bahkan malah mundur he he…adalah kita tidak pernah mau dengan sabar dan telaten mempelajari sejarah perjalanan hidup kita dari dulu sampai sekarang. Kita terlalu lemah dan hanyut dalam rayuan nafsu, terlalu memperhatikan keadaan sekitar yang tidak berguna, dan kehilangan fokus. Fokus apa?fokus kedalam diri, fokus kepada tujuan hidup kita (mau apa?jadi apa?dapat apa?kemana?bagaimana?). Kita terlena dengan fokus keluar diri dengan memperhatikan orang lain, menilai orang lain, ingin seperti orang lain, dan akhirnya melakukan sesuatu tidak sesuai dengan fokus kita.. Pertanyaan penyadarannya begini:
Apakah wajah kita sama dengan orang lain?
Bagaimana mungkin kita hidup dengan jiwa dan raga kita tapi mau kelihatan seperti orang lain?
Apakah anda sekarang sudah merasa mendapatkan impian atau cita-cita anda?
Maukah anda diberi Tuhan kenikmatan seperti yang dirasakan oleh orang yang anda kagumi?tapi syaratnya anda juga diberi penderitaan  yang dirasakan oleh orang yang anda kagumi?
Sudahkah anda memperhatikan penyebab kegagalan-kegagalan kita di masa lalu dari diri kita tanpa menyalahkan keadaan, orang lain, apalagi menyalahkan Tuhan?
Apakah anda merasa sudah tidak bisa mengejar cita-cita anda?
Jawabannya ada dalam diri anda masing-masing. Kekecewaan adalah hasil dari ketidakcocokan antara keinginan/pengharapan dengan hasil yang didapat. Orang yang sukses adalah Orang yang damai dan bisa menikmati hidupnya , ia adalah orang yang tahu apa yang ia inginkan dan dengan usahanya juga ia dapat mewujudkannya. Ia telah belajar untuk selalu menjaga fokus. Jadi misalnya kita sekarang merasakan hidup kita masih belum tenang, masih merasa kecewa belum mendapatkan apa yang kita inginkan, apakah masih tetap mau menyalahkan keadaan, masih mau menyalahkan orang lain?Mari perkuat diri kita dengan tanpa menyalahkan diri sendiri juga. Selama ini kita hanya belum sadar dan kita kehilangan fokus. Hanya itu,,!
Berikutnya akan saya sampaikan sedikit pengalaman kegagalan-kegagalan yang pernah saya alami dan poin-poin yang menyebabkan saya gagal. Saya menggunakan contoh kegagalan dalam usaha  saja agar anda para pembaca mudah mengerti, semoga bermanfaat:
1.       Usaha Celluler
Ini adalah usaha pertama saya setelah lulus kuliah pada akhir tahun 2005. Dan ini adalah usaha terlama yang pernah saya miliki. Saya hanya memakai modal yang sedikit, tempat cukup menyewa tahunan. Untuk 5 bulan pertama saya mengalami kehabisan modal dikarenakan saya masih belum bisa memisahkan antara uang usaha dan uang pribadi. Meskipun kesulitan uang, usaha masih saya jalankan dan tidak ada seorangpun yang tahu kalau usaha saya bangkrut. Saya mencari tambahan modal dengan berhutang, dan masuk tahun kedua usaha tetap jalan tapi hutang juga jalan he he… saya disarankan teman waktu itu untuk bekerja keras (buka pagi tutup larut malam) dan disarankan mengambil barang apapun untuk dipajang di etalase kios yang bisa mendatangkan uang. Disitu kurang lebih satu tahun akhirnya dengan perjuangan tinggi saya bisa melunasi hutang-hutang saya, tapi usaha rasanya kayak buka dari nol lagi, maksudnya hutang lunas tapi modal juga amblas. Akhirnya saya menerima partner bisnis untuk menjalankan roda usaha lagi dengan system bagi hasil. Dan usaha berjalan sampai tahun 2013, usaha kemudian saya tutup karena saya jatuh sakit dan tempat sudah tidak begitu layak pakai. Sebenarnya ada keinginan untuk membeli tempat usaha tersebut, akan tetapi tempat itu tidak dijual oleh pemiliknya. Jadilah usaha celluler saya belum bisa berlanjut lagi.
Poin-poin penting dari pengalaman usaha celluler:
*Usaha celluler saya tidak begitu berkembang karena saya kurang fokus, karena pada beberapa bulan dalam setahun saya kerja fulltime ditempat lain. (Ini bisa diatasi dengan managemen usaha dan managemen waktu)
*Saya kurang percaya diri karena tempat masih menyewa .(padahal itu bisa diatasi dengan sewa jangka panjang yang bisa meringankan cost usaha).
*Saya agak susah memilah uang pribadi dan usaha.(ini memang berpacu dengan kebutuhan rumah tangga, jadi saya juga harus disiplin)
*Karena saya tidak bisa mengatur waktu, dan tenaga akhirnya saya jatuh sakit (kerja ya harus cerdas, bukan kerja keras membabi buta. Karena dapat uangpun sama aja karena buat bisaya berobat. Inilah faktor utama saya menutup usaha karena sudah sensitif dengan udara malam dan udara kotor).
*Saya terlalu idealis dalam alur perdagangan saya.(harusnya saya banyak mendengar saran dari customer)
*Saya banyak  menunggu bola dan tidak menjemput bola. (harusnya saya banyak berfikir kreatif untuk ini)
Setelah menulis poin-poin diatas sepertinya kepala saya fresh, kemungkinan besar jika saya berniat untuk meneruskan usaha celluler saya lagi tidak sesulit yang saya alami dulu. Semoga Tuhan memberkati saya dan anda.

2.       Usaha Jamur Kuping
Disela-sela usaha celluler saya yang lagi naik turun performa, saya mencoba usaha lain yaitu usaha budidaya jamur kuping. Ide saya bermula dari pemikiran saya bagaimana mengatasi kejenuhan di bidang celluler, ya niatnya buat cari tambahan pendapatan. Modal seluruhnya dari hutang bank (nekatnya bukan main he he). Saya mengambil bahan berupa baglog jamur dari teman saya, kemudian tugas saya menaruh baglog-baglog  jamur tersebut ke dalam ruangan yang sudah disiapkan sebagai tempat tumbuhnya jamur kuping. Umur baglog kira-kira 6 bulan , dalam rentang waktu itu kita bisa memanen jamur kuping mulai umur baglog 1,5 bulan. Untuk tahun pertama saya untung walaupun sekitar 30%, dan tahun kedua saya menambah jumlah baglog dua kali lipat. Saya menambah satu lagi kumbung jamur  dengan kapasitas 2000 baglog. Pada tahun kedua  saya mengalami kegagalan panen, hanya sekitar 50% baglog yang bisa saya panen, alhasil saya mengalami kerugian yang parah. Dan usaha saya tutup.
Poin-poin penting dari pengalaman usaha jamur kuping:
*Saya terlalu gegabah dengan modal hutang semua, tanpa pengetahuan sedikitpun tentang jamur. (harusnya saya belajar dulu, baru saya buka usaha)
*Karena sklill yang minim, ya akhirnya usaha tidak optimal.(modal tekun tapi tidak diimbangi pengetahuan yang cakap ya boros tenaga. Kesel gak entuk opo-opo)
*Sebagai petani jamur, margin keuntungannya rendah, hanya bisa buat ngansur bunga bank (bidang jamur ini lebih menguntungkan jika bisa membuat baglog/kompos sendiri. Jadi disini butuh banyak biaya untuk belajar dan praktek)
Inilah mungkin yang disebut salah kamar, saya mencoba sesuatu hal yang bukan bidang saya. Bukan berarti saya tidak percaya kepada nasib/takdir bahwa manusia bisa diberi keuntungan oleh Tuhan lewat bidang apa saja, tapi sepertinya saya memang tidak cocok dibidang ini. Meskipun jika dimasa datang saya diberi kesempatan bergelut di bidang ini, saya mungkin bisa menjalankannya dengan membutuhkan banyak bantuan dari orang lain.

3.       Usaha Jual beli mobil
Untuk usaha ini saya gagal total, perkara yang sebelumnya saya anggap mudah menjadi petaka besar dalam hidup saya. Mungkin dikepala saya sama seperti  yang anda semua bayangkan. Usaha jual beli mobil hanya dengan membeli mobil kemudian kita dandani setelah itu kita tawarkan kepada para pembeli dan jika sudah laku kita dapat untung. Semudah itukah?baru kali itu saya merasa kecewa yang teramat dalam. Hal ini bermula dari pengalaman-pengalaman saya ditipu sama beberapa orang terdahulu. Setelah dalam rentang waktu lama saya usaha bidang seluler, sebenarnya saya juga berusaha mencari penghasilan tambahan dengan menjalin hubungan dengan orang lain, saya menginvestasikan dana saya ke orang lain. Alhasil tidak ada satupun yang berhasil, saya banyak ditipu orang dan akhirnya saya memutuskan untuk berusaha mandiri. Suatu saat jika usaha seluler saya sudah tidak kuat menopang kehidupan saya , maka saya akan buka usaha sendiri. Apa-apa diurus sendiri, sampai suatu saat ketika saya pake sepeda motor malam-malam sepulang dari kios munuju kearah rumah  tiba-tiba motor saya mogok. Saya berusaha mendorong tapi gak hidup-hidup, saking jauhnya saya mendorong sampai dua kampung saya lewati, dan ada warung bensin yang masih buka. Kebetulan yang punya teman saya, ia menyarankan untuk memanggilkan seorang teknisi motor yang rumahnya tidak jauh dari tempat saya beli bensin. Datanglah orang itu, dan ternyata ia kenalan saya waktu SD dulu lalu saya dipersilahkan kerumahnya. Sambil ngobrol santai, ia memperbaiki motor saya .Motor akhirnya hidup dan saya senang sekali, sebelum pulang kita ngobrol-ngobrol bisnis sampai akhirnya ia menawari saya mengenai jual beli mobil. Ia menjanjikan setidak-tidaknya mampu menjual 1 unit mobil per bulan. Saya minta pikir-pikir dulu nanti saya beri kabar. Saya dirumah berdoa, saya sebetulnya sudah gak mau bisnis dengan orang lain lagi. Tapi penawaran tadi menarik sekali. Akhirnya saya memutuskan untuk sekali lagi percaya sama orang lain, jika nanti ini gagal maka memang saya sudah direkomendasikan untuk usaha sendiri. Karena pengharapan saya terlalu besar dengan bisnis ini, ketika umur usaha 6 bulan terlihat gejala tidak beres dengan teman saya ini. Mobil dagangan rusak semua, biaya recovery tinggi sedangkan saya dikejar bunga bank. Tibalah kekecewaan mendalam, saya terjebak oleh kata-kata saya sendiri teman saya menghianati saya, saya harus mengurus semuanya sendiri dari barang dagangan sampai kredit bank. Dengan perasaan campur aduk saya berusaha untuk tenang. Tapi apadaya fisik dan pikiran udah terlanjur tidak mampu menahan beban. Akhirnya jatuh sakit.
Poin-poin dari usaha jual beli mobil
*Percayalah pada dirimu sendiri  dan jangan pernah percaya omongan manis orang jika belum terbukti , meskipun  kita percaya rejeki datang lewat orang lain.
*Jika mengambil kredit bank, gunakan oleh dan untuk diri sendiri. Jangan pernah sekalipun meminjamkan nama kita kepada orang lain.
*Kita harus kuat dan bisa menerima bahwa menghadapi kegagalan adalah salah satu cara memperoleh kesabaran. Tuhan Maha Kaya
*Sekalipun kita berdoa khusyuk belum tentu Tuhan mengabulkan apa yang kita inginkan. Jangan pernah berhenti belajar tentang kehidupan. Masih banyak orang baik didunia ini, jangan pernah menyalahkan keadaan. Percayalah apa yang kita alami baik itu susah atau senang, didalamnya terdapat bulir-bulir kebaikan.

    Demikian sedikit contoh kegagalan usaha yang pernah saya alami sebagai gambaran mudah bagaimana kita bisa mendapatkan kejujuran diri mengenai seperti apa kita dan apa saja yang perlu kita perbaiki dari diri kita. Apalagi perbaikan itu kita gabungkan dengan pengalaman kegagalan kita selain usaha seperti gagal bekerja di instansi favorit, gagal berkomunikasi dengan orang tua, gagal brinteraksi dengan lingkungan, gagal meneruskan studi, gagal diterima jadi menantu orang hue he he he, dan lain-lain. Buatlah kamus yang didalamnya terdapat poin-poin kelemahan dan kelebihan kita. Jadikan itu sebagai modal dalam kita menapaki jalan kehidupan dimasa yang akan datang. Sukses buat kita semua….!..merdeka!.

Kamis, 02 Februari 2017

Menyembuhkan segala penyakit dimulai dari diri sendiri




 Menyembuhkan segala penyakit dimulai dari diri kita 

1.Pertama kali sudah seyogyanya kita berpasrah diri kepada Tuhan,dan meyakini bahwa ada kekuatanNya yang Maha Besar dalam diri kita dan dapat kita akses untuk menyembuhkan segala penyakit kita baik penyakit jasmani maupun rohani.
2. Penyadaran diri bahwa penyakit yang menghampiri kita adalah sebuah peringatan bagi kita untuk kembali sadar ke diri kita, ada sebuah ketidakseimbangan yang terjadi. Dan kita disuruh mawas diri (Eling kepada Tuhan), serta berusaha memperbaikinya disamping berkat dan hidayah Tuhan.
3.Dengan kesadaran kita atau kita tidak sadar suatu penyakit itu datang adalah hasil dari pikiran-pikiran buruk di masa lampau yang berlanjut pada perkataan, dan perbuatan buruk di masa lalu. Ada sebab dan berakibat langsung, ada pula yang menumpuk dari waktu ke waktu dan muncul setelah diam berapa tahun, tahu-tahu kita langsung sakit tak berdaya, tahu-tahu otak sudah gak bisa buat berpikir berat, tahu-tahu fisik sudah terasa berat sekali meskipun hanya untuk sekedar berdiri, tahu-tahu anak menjadi nakal, tahu-tahu ditinggal isteri/suami, tahu-tahu bisnis jatuh dan hutang menumpuk gak punya uang, dan berbagai rupa keterpurukan lainnya. Setelah itu sekejap pula kita seperti diliputi kecemasan, kegelisahan, gak tahu harus berbuat apa. Muncul pertanyaan kenapa ini harus terjadi?coba semampunya kita merenung sejenak. Dengan sekedar sadar sejenak, semoga bisa sedikit mengurangi beban kita. Jika kita merasa sudah terlanjur masuk dalam kubangan rasa sakit dan keterpurukan, hal yang sebaiknya dilakukan dari sekarang adalah memunculkan pikiran-pikiran positif dan pegang terus sekuat-kuatnya agar dominasi kekuatan negatif yang sudah terlanjur masuk dalam diri kita berangsur-angsur berkurang dan hilang. Memang tidak mudah, tapi hanya itulah yang manusia dapat lakukan untuk penyembuhan diri beserta keyakinan penuh plus kesadaran penuh untuk meyakini adanya kekuatan besar dan tak terbatas dari Tuhan yang bersemayam dalam diri kita.Peran orang lain adalah sekedar membantu, kekuatan terbesar untuk penyembuhan adalah pada diri kita sendiri.
4.Untuk perlindungan diri, berhati-hatilah terhadap pikiran kita. Karena rahasia semua ini adalah pada pikiran. Efek adalah hasil dari perbuatan, perbuatan adalah efek perkataan, dan perkataan adalah efek buah pikir. Apa yan kita alami sekarang adalah entah susah atau senang adalah buah dari perbuatan, perkataan, dan pikiran di masa yang lalu. Ciptakan dari sekarang pikiran positif secara terus menerus untuk melindungi diri dari energi buruk. Percayalah pikiran positif tidak akan bercampur dengan kekuatan pikiran negatif. Suatu saat kita akan terbebaskan. Akses dan berlatihlah secara terus menerus, konsentrasi kepada kekuatan Tuhan dalam diri kita untuk tujuan pengendalian emosi dan mencapai kesabaran. Dengan keyakinan kuat , maka tak lama lagi kita akan bertemu yang disebut kebahagiaan jasmani dan ruhani.
5.Nikmatilah proses pencerahan diri dan bersyukurlah kepada Tuhan atas apa yang kita alami ini dan apa-apa yang masih kita miliki sampai saat ini. Karena merasa bahagia dan syukur adalah awal mencapai segala keberhasilan dalam penyembuhan.
6.Bekerjakeraslah dalam kesabaran dan yakinlah pada diri sendiri. Tuhan selalu bersama kita. Buang!..Buang!..jauh-jauh….rasa gelisah, cemas, panik, takut, khawatir, kecewa, dan perasaan buruk lainnya karena semua itu adalah #bibit-bibit penyakit# hiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii…….mengerikan!!! ayo sadarlah wahai kita!!!!!!!

Tips mengatasi kecemasan, panik, kekhawatiran akut



Mengatasi serangan kecemasan/panik/khawatir berlebihan

1.Katakan berulang kali hal yang membuat anda khawatir sampai anda bosan ngomong, bosan mendengar, dan tujuan akhirnya anda bosan memikirkan hal itu. Capek deh…..Pikiran akhirnya akan merespon secara biasa sesuatu hal yang biasanya mmbuat panik dan rasa cemas,panic,khawatir itu diharapkan akan hilang dengan sendirinya.
2.Abaikan rasa gelisah seperti perasaan tidak enak pada bagian-bagian tubuh tertentu misalkan dada nyeri,sesak nafas, jantung berdetak kencang. Saya tidak tahu ini datang dari mana, kenapa semua itu tiba-tiba terjadi tanpa ada pemicunya. Tapi kadang ini biasanya yang kita anggap terlalu berlebihan, karena kadar rasa kita yang sensitif mungkin dan perasaan kita mengatakan tidak enak dan seperti akan terjadi sesuatu yang buruk terhadap diri kita. Mungkin habis ini kita pingsan, atau habis ini kita akan mati, atau habis ini kita menjadi pengangguran sukses yang gak berarti, bisa juga habis ini kita akan mengalami kelumpuhan total dan lain-lain yang cenderung condong ke hal-hal yang membuat kita terpuruk. Sesulit apapun itu , coba abaikan saja!! Apakah setelah kita abaikan hal-hal yang kita takutkan, semua kekhawatiran itu akan terjadi?buktikan saja sendiri. Fakta membuktikan tidak terjadi, dan tak akan terjadi.Percayalah pada diri kita sendiri sepenuhnya. Bahayanya jika kita ikuti terus pikiran buruk itu maka kita akan dibawa /diseret kepada sesuatu yang tidak jelas dan halusinasi pikiran.kita akan dipengaruhi halus, pelan tapi pasti kepada ketergantungan terhadap sesuatu yang jauh dari nalar kehidupan yang nyata. Ya, setiap hari kita akan lebih menonjolkan sesuatu yang tidak nyata daripada yang nyata. Itulah mengapa orang yang bisanya terkena gangguan kecemasan orang itu biasanya minder, tidak percaya diri, usahanya gagal, depresi, bingung….hiiiii ngeri deh…… Dan jika keadaan ini dibiarkan, maka  bisa jadi hampir seluruh kesadaran orang itu hilang dan bisa jadi sesuatu yang buruk itu terjadi. Ampunilah dosa-dosa dan kesalahan kami Tuhan, cukuplah hanya Tuhan yang menjadi penolong kami..baca terus doa ini ya bro/sist. Ya sebisa mungkin kita abaikan rasa gelisah itu dan fokus kepada yang namanya kesadaran.
3.Jika rasa gelisah itu datang sebagai pikiran buruk dan itu terasa kuat bahkan kita sulit untuk mengabaikanya, maka  berusahalah untuk menjawab dengan pikiran logis dan jawaban itu bisa membantu batin kita menjadi lega. Misal kita akan mati, jawablah semua yang hidup pasti mati. Yang berhak mencabut nyawa hanya Tuhan. Tujuan dari kegelisahan itu sebenarnya tidak ada/kosong, kita hanya digiring ke sesuatu yang tidak jelas supaya kita menjadi bingung, mudah lupa, dan tidak sadar. Jika tidak percaya mari kita praktikkan secara sederhana. Ketika kita memikirkan sesuatu yang buruk, saya pastikan itu akan mengembang/mempunyai alur percabangan pikiran yang mirip alur cerita drama/ sinetron pendek, coba telusuri masing-masing alur. Disitu kita seolah-olah dijadikan lakon penderita yang selalu menderita menahan cobaan hidup, dan saya pastikan endingnya tragis.(Jajal dirungokke lak ora genah, seolah-olah awake dewe dimelok-melokke dadi lakon penderita, njo nek ditunggu terus alure anane kepedihan, susah trus akhire tragis le mati kek, le gendheng kek, le lumpuh kek, le bosok awake he he he uwis ah).coba anda perhatikan keseluruhan alur, kita kembali ke kesadaran kita (bisa dengan melihat jari2 kedua tangan kita) apakah kita mengakui kita baru saja dibawa ke sesuatu yang kosong/tidak jelas/bosok…gak mutu. Disitu kita dipancing dengan gambaran orang-orang yang telah mengecewakan kita, masalah dan kesulitan yang belum kita selesaikan, kegagalan-kegagalan kita, dan tekanan energi yang membuat kita tidak nyaman dengan diri dan raga kita. Kira-kira jawaban logis mengatasi itu bagaiamana?jawabannya adalah diam, tahan kesadaran anda pada pegangan yang paling kuat. Let it flow, biarkan pikiran buruk itu menyelesaikan ceritanya, kita tunggu saja sampai dia kehabisan kata-kata (pikiran buruk itu bersifat sementara, jadi pasti ada jeda). Ketika jeda itu muncul,   bilang terima kasih lalu buang jauh-jauh!! Ingat yang kita butuhkan hanya jangan sampai kita larut .#dilus ae/dirayu/dicekel/bar kui gentian guwakk sing adoooh weduse..!#
4.Sediakan waktu khusus untuk memikirkan masalah yang memang benar-benar harus dicarikan solusinya.misal gak punya uang, masih menganggur, masih sakit, dan lain-lain. Ingat carilah waktu khusus dimana kita sedang nyaman, keadaan pikiran yang sedang jernih, dan jangan sekali-kali membuat keputusan disaat kita galau sebab pasti hasilnya banyak ke hasil buruk. Amati sejenak ke belakang apakah kegagalan kita di masa lampau karena akibat keputusan kita yang terburu-buru, atau sedang memikirkan hutang, gengsi, iri, dan lain-lain. Memang ada masalah yang sepertinya susah dipecahkan, bukan masalahnya yang berat hanya karakter penyelesaiannya harus bertahap. Tidak  ada orang yang ingin punya masalah yang banyak. Semua orang rata-rata jika punya persoalan, maka segera pula ia ingin cepat menyelesaikannya. Mungkin waktu kita sekolah ada pr-pr  yang harus kita selesaikan, semakin tugas-tugas cepat kita selesaikan semakin kita merasa ringan dan lega. Ingat dalam perjalanan hidup tidak harus berpola seperti itu, kadang kita tidak bisa memilih masalah yang akan datang menerpa kita. Ada masalah yang bisa cepat kita tangani, dan ada juga masalah yang memang butuh waktu untuk bisa diselesaikan. Bisa 1 hari, 1minggu, 1 bulan atau bahkan 2 atau 3 tahun lagi suatu masalah bisa diselesaikan. Yang terpenting masalah yang kita hadapi jangan sampai mempengaruhi keadaran kita terlalu massiv. Kelola tingkat stress kita, maka kita akan bisa melewati hidup dengan tenang. Jika kita telah menyediakan waktu, membahas solusi namun masalah itu masih terasa sulit dipecahkan maka sebaiknya rehat terlebih dahulu dan kita bisa mengganti dengan waktu yang lain, tempat yang berbeda. Bila dapat momen yang nyaman, masuklah pelan-pelan kedalam keruwetan yang kita hadapi, dalami, pelajari, dan tentukan arah tembak yang tepat sasaran untuk solusinya. Semoga berhasil.
5.Berlatihlah menetralkan pikiran sebagai daya charging. salah satunya bisa dengan meditasi. Konsentrasi bertahap naik, dengan pengendalian batin secara bertahap kearah kesabaran dan pengendoran urat syaraf. Jangan dipaksakan/emosi, capai ketenangan diri dengan pelan dan pasti. Sebagai catatan tambahan, meditasi tidak menerapkan target-target tertentu. Ketenangan semakin dikejar semakin jauh, namun ketenangan bisa kita dapat pada saat kita tidak memikirkannya. Jadilah avatar he he…yakinlah kamu bisa #berjaya#
6.Jika tekanan pikiran sangat berat, kita bisa mencari bantuan pembimbing rohaniawan atau psikolog.carilah orang yang nyambung dengan omongan kita, dalam arti  kita merasa nyaman dan tidak merasa dipaksa-paksa dengan aturan-aturan maupun dogma-dogma tertentu. Indikator yang paling mudah adalah kita bebas ngobrol, bisa menumpahkan semua yang kita rasakan dan pikirkan. Semoga kita mendapatkan ketentraman.

Rabu, 01 Februari 2017

Kiat menghadapi persoalan hidup




 
Kiat Menghadapi persoalan hidup



1.Kuatkan hati  untuk siap menghadapi yang cocok dengan keinginan kita dan yang tidak cocok dengan keinginan kita. Boleh jadi kamu menyukai sesuatu, tapi itu buruk bagimu dan boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu tapi itu baik bagimu. Tuhan mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui. (QS Al Baqarah:216)
2.Perih dan getirnya persoalan yang kita rasakan bisa jadi memang Tuhan sedang memberikan cintaNya kepada kita dengan menggugurkan dosa-dosa kita yang memang dosa-dosa itu bisa terhapus hanya dengan rasa sakit, perih, menyayat, getir, dan menyesakkan dada. Masih beruntung  kita merasakan sakit dan penderitaan di dunia ini, ini tandanya Tuhan memperhatikan kita. Tuhan ingin memperbaiki hidup kita menjadi lebih baik. Bagaimana jika kita dibiarkan saja oleh Tuhan terbelenggu banyak dosa-dosa yang kita tidak menyadarinya .Kita tahunya hidup enak, berkecukupan, sejahtera, apa-apa diberi kemudahan kemudian tiba-tiba Tuhan memanggil kita dan kita belum sempat sadar dan bersyukur serta mohon ampunanNya. Kita tentunya tidak bisa membayangkan apa yang terjadi selanjutnya hiiii…bersyukurlah kita sekarang sedang hidup susah, sedang sakit, sedang stress, sedang gagal, sedang kekurangan uang,sedang sedih, dan lain-lain. Itu tandanya kita sedang diperhatikan Tuhan, sedang diperbaiki Tuhan, sedang diberkati Tuhan.Yang perlu kita lakukan adalah bersyukurlah disaat engkau susah maupun senang. Percaya Tuhan sedang memberikan kasih sayang yang besar dan kenikmatan ke kehidupan yang kita mungkin tidak tahu atau tidak menyadarinya. Mungkin pada saat kita stress/sakit/menderita pada saat itu juga anak-anak kita diberikan kesehatan, rangking kelas yang bagus, dapat piala pada perlombaan sekolah, istri atau suami kita diberi kesehatan, kesabaran yang lebih dalam merawat kita dan bukan meninggalkan kita. Orang tua yang sehat dan diberi kesabaran memperhatikan kita dan bukan meninggalkan kita. Kira-kira apakah kita menyadari hal-hal seperti itu disekeliling kita?kebanyakan semua pikiran tertuju pada penderitaan kita. Mari berbaik sangka kepada Yang Memberi Kehidupan kepada kita.
3.Jika memang keadaan sudah terlanjur parah, detik ini merasakan sakitnya penderitaan lahir batin, maka yang harus kita lakukan adalah ridlo. Karena tidak ridlopun ya tetap sakit. Orang itu semakin menderita bukan karena kenyataannya tapi dia tidak bisa menerima kenyataan. Yang dianjurkan adalah terimalah kenyataan ini dan berusahalah pelan-pelan untuk memperbaiki keadaan.
4.Ketika menyadari kita diuji. Selanjutnya jangan mempersulit diri dengan memikirkannya berlebihan.(wes menderita dipikir sisan…ra rampung-rampung le). Dan janganlah kamu merasa lemah dan janganlah kamu bersedih hati sebab kamu paling tinggi derajatnya, jika kamu orang yang beriman.(QS Ali Imron:139).
5.Jika capek maka istirahatlah sembari berdoa Tuhan semoga hamba dibangunkan dengan keadaan gembira.